Sorot  

DPP-SPKN Menyoroti Dugaan Manipulasi Pemainan Anggaran Terkait Penambahan Kegiatan Di Stadion Gelora Hangtua

Photo: Frans Sibarani, Sekjen DPP-SPKN

Potretterkini.com – PEKANBARU – Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional ( DPP SPKN ) Frans Sibarani sorot diduga adanya manipulasi anggaran di dinas pupr kota Pekanbaru terkait kegiatan Stadion Gelora Hangtua di jalan palembang kulim.

Dalam keterangan frans sibarani pada 3 pebuary 2026 pada awak media Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Diduga memainkan anggaran terkait pengadaan Pembuatan Tiang Gawang Stadion Gelora Hang Tuah yang berada di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim.

Stadion mini sebelumnya telah diresmikan oleh Bapak Walikota Pekanbaru dan ditelah dipakai sejak tanggal 12 September tahun lalu. namun dalam pantauan SPKN di bulan desember 2025 terdapat kegiatan pengadaan Tiang Gawang dengan nilai Rp. 148.629.000 yang dikerjakan CV.Pivarinza Sejahtera.

kemudian pada dokumen LPSE, penandatanganan kontrak Dinas PUPR dengan pelaksana diadakan pada tanggal 23 Desember 2025, artinya, pengadaan tersebut seolah-olah diadakan untuk pencairan anggaran. Tak hanya itu, pengadaan

Ada lagi kegiatan Sign Text (Papan Skor) juga di adakan pada hari yang sama senilai Rp. 199.573.000 yang dikerjakan oleh CV. Ransof.

Yang lebih anehnya lagi, Dinas PUPR menunjuk CV. Panca Putrindo Asri untuk memeprbaikan pagar Stadion Mini Gelora Hangtuah pada tanggal 23 Desember dengan nilai Rp 199.492.000 sementara stadion telah 3 bulan di resmikan Walikota Agung Nugroho

Berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 dan perubahannya Perpres 12 Tahun 2021 serta peraturan terkait 2024/2025), proses Pengadaan terlebih dahulu melakukan pemilihan penyedia daik dengan cara pengadaan lansung, Lelang, atau sistem e-purchasing sebelum melakukan kontrak.

Artinya pelaksanaan Kontrak pada pekerjaan telah dilakukan, bahkan telah di Resmikan sebelum pemilihan Penyedia Dilaksanakan. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya permainan pengadaan untuk mencairkan anggaran, apalagi kontrak ditandatangani pada akhir tahun, atau di akhir tahun anggaran.

Tambahnya frans sibarani sampaikan terkait segala bentuk kegiatan yang mengunakan anggaran negara di Sport Center Kulim yang mana sebagai ikon olahraga dan ruang publik pekanbaru akan kita sorot jika memang ada indikasi korupsi kita akan laporkan ucapnya.(*)

Penulis: DPP-SPKN Editor: Hendra F Nainggolan