Jambi  

Edi Enjoy Datangin Nspektorat Tebo : Terkait Laporan Dugaan korupsi Dana Desa / Bundes Pagar Puding Lamo 2025.

Potretterkini, com. Tebo – Media Fakta News 24. com Edi Enjoy Datangi Kantor Inspektorat Tebo guna mempertanyakan tindak lanjut laporan dari masyarakat terkait Dugaan Korupsi Dana Desa/ DD Bundes Pagarpuding lamo tahun 2025, Kecamatan Seraiserumpun kabupaten Tebo Jambi.

Dimana yang sebelumnya laporan sudah disampaikan dan masuk di Ispektorat Tebo dan ini kedua kalinya mendatangi Inspektorat untuk Tindak lanjut Kasus tersebut, 30/07/2026.

Dengan harapan Edi meminta lkepada pihak Pimpinan Inspektorat Tebo agar kasus Dugaan Korupsi Dana Desa DD / Bundes Pagar puding lamo agar diseleaaikan sejerni jerninya” katanya kepada media ini, Kamis 30/07/2026.

Langka kehadiran ini tentunnya bisa menjadi solusi harapan posirif yang jernih bagi masyarakat desa pagarpuding lamo.

Edi juga menegaskan kehadiran saya dikantor ini ingin menemui pihak yang berwenang Ibu Evi, yang sejauh ini laporan sudah masuk keinspektorat Tebo.

Dikatakan Edi lagi ada enam Item penegerjaan kegiatan proyek DiDesa pagarpuding lamo tahun 2025 yang pada masa itu ditangani langsung oleh Pj Sudirman ( Kepala desa ) semua sudah teranggarkan kegiatan proyek tersebut tidak transfarans, tidak sesuai spek, itu yang sudah kami laporkan dan sudah masuk keInspektorat Tebo * beber Edi lagi dengan luwes.

Rencana ingin menemui Ibu Evi selaku kasubbag Irbagsum tidak membuahkan hasil, dikarenakan keberadaanya lagi diluar berada dikejaksaan” kata Seorang security yang berada saat dipenjagaan.

Selang berjalannya waktu kehadiran Ibu Evi selaku Kasubag Irbagsum yang dirunggu tunggu juga belum bisa dihubungi.

Sementara pimpinan Pihak Inspekrorat Nafry Junaidy saat bersela temu Dengan Edi selaku jurnalis Media Fakta News 24. com dalam moment itu sempat berbincang bincang bahas terkait kasus Dugaan korupsi Dana Desa DD/ Bundes Pagar puding lamo tahun 2025 pada saat itu yang dibawai oleh Pj Kepala Desa bernama Sudirman.

Nafry juga menekankan dalam waktu dekat ini ambil Inisiatif untuk panggil sebanyak 60 Desa yang lagi bermasalah yang diduga dugaan penyelewengan anggaran DanaDesa didesa tersebut” tutup Nafry mengakhiri pembicaraan.